Tips Mengelola PRoyek Properti Sederhana

Tips Mengelola Proyek Sederhana Tanpa Ribet

Posted on Posted in Bisnis Properti
Header 728 x 90

Mengelola Diri Mengelola Proyek

Akhirnya bisa nulis lagi setelah keliling-keliling survei lahan untuk bangun developer properti syariah. Di tengah kesibukan mencari lahan untuk kerjasama lahan, alhamdulillah team saya mendapatkan proyek pembangunan gudang di sebuah pabrik. Meeting tadi pagi ada beberapa point penting tentang Tips Mengelola Proyek Sederhana Tanpa Ribet yang saya sampaikan ke team.

Ada satu kesalahan yang sering dilakukan ketika mengelola sebuah proyek kecil dan sederhana. Disiplin membuat perencanaan! Padahal sekecil apa pun proyek ya tetap saja membutuhkan perencanaan yang matang agar dapat meminimalisir konflik, kerugian dan masalah di kemudian hari. Agar lebih mudah mencerna maka saya akan memberikan contoh tentang mengelola pembangunan proyek sebuah rumah ukuran kecil

Tips Mengelola PRoyek Properti Sederhana

Simak Tips Mengelola Proyek Sederhana Tanpa Ribet.

1. Buatlah deskripsi bagian-bagian pekerjaan dan tentukan segera siapa saja yang akan mengerjakan.

Gunakan saja item yang ada di Rencana Anggaran Biaya yang sudah dibuat pada saat perencanaan. Break down ke bagian-bagian, misalnya: Pekerjaan Pondasi, Pekerjaan Struktur, Pekerjaan Atap dan lainnya.

2. Menentukan jadwal waktu pekerjaan.

Dari setiap pekerjaan tentukan lamanya waktu pekerjaan, tentunya sesuai dengan pengalaman dan perhitungan standar agar tetap memperhatikan efisiensi biaya. Nah ini menjadi patokan untuk melakukan monitoring pada saat proyek berjalan.

3. Segera tentukan juga, pekerjaan-pekerjaan yang bisa di sub kontrak.

Misalnya Pekerjaan Rangka Atap. Jika belum bisa mengerjakan sendiri, panggil saja kontraktor baja ringan untuk mengerjakannya. Yang perlu anda lakukan adalah memastikan kualitas pekerjaan bagus dan biayanya sesuai dengan anggaran yang sudah anda buat.

4. Buat Struktur Organisasi sederhana.

Buat saja jalur koordinasi: Tukang ke Mandor, Mandor ke Pengawas Lapangan, Pengawas Lapangan ke Kontraktor, Kontraktor ke Owner. Ini terkesan ribet tapi percayalah ketika Anda mulai melakukan hal ini, proyek Anda akan tertata rapi dan memudahkan untuk mengontrol kualitas, waktu dan biaya.  Nah nanti semakin banyak proyek yang ditangani, mulai diperkuat struktur organisasinya.

5. Buatlah Cash Flow Projection (Proyeksi Arus Kas).

Terus terang selama saya menjalankan beberapa proyek kecil dan sederhana, banyak sekali saya perhatikan orang mengabaikan hal sederhana ini. Membuat proyeksi arus kas akan membuat anda memiliki perkiraan, berapa anggaran yang harus anda siapkan agar proyek tidak mengalami Dead Cash Flow. Ha saya juga nggak begitu mengerti detail laporan keuangan dan akuntasi, tapi sederhananya dengan membuat proyeksi arus kas, minimal kita bisa membuat antisipasi dan menyiapkan modal kerjanya. Contohnya seperti ini: Seperti kita ketahui proyek di bayar dengan cara termyn (angsur), Uang muka 30% dan dibayarkan 1 minggu setelah tagihan/invoice masuk. Nah coba lakukan perhitungan berapa modal kerja selama satu minggu sampai tagihan uang muka dibayarkan.

6. Perhatikan jika kontrak kerja dengan pihak lain.

Sistem pembayaran, mekanisme monitoring, dan lainnya.

7. Rapat Koordinasi Rutin.

Buat juga jadwal untuk mengadakan rapat rutin dengan pemilik, sub kontrak, supplier dan team proyek.

Nah jika anda menyimak Tips Mengelola Proyek Sederhana Tanpa Ribet dan melakukannya lalu mendapatkan manfaatnya, silahkan di share ya tips ini. O, iya the next saya akan bahas, Bagaimana Membuat Laporan Proyek Sederhana.

Tips Lainnya:

Bagaimana Meningkatkan Penghasilan Anda 3 Kali Lipat Dalam 3 Bulan?

 

BANNER FREE MEMBER

Leave a Reply