IMG-20141221-WA0015

30rb Closing 500juta: Menggunakan Facebook Menjual Rumah

Posted on Posted in Uncategorized
Header 728 x 90

Pada blog post kali ini saya membahas tentang sebuah case study pengalaman saya sendiri dalam mendapatkan sebuah promosi menggunakan facebook ads untuk menjual unit-unit rumah di perumahan Teratai Residence Depok.

20140616_161042

Menjual rumah dari sebuah perumahan untuk kondisi saat ini bisa dibilang cukup menantang. Karena persaingan pembangunan perumahan bisa dibilang cukup ketat, apalagi untuk harga rumah 500jutaan di depok . Itu jika dilakukan dengan cara konvensional tentunya. Nah saat ini saya sedang melakukan case study untuk mencoba menjual property melalui internet marketing. Terus terang ketika saya melontarkan ide ini ke developer, mereka sempat memicingkan mata, ah apa bisa jualan properti atau rumah melalui internet? Jangan-jangan nanti hanya orang compare harga aja, cuma nanya-nanya doang.

Nah tantangan ini menarik sekali, saya justru menjadi sangat bersemangat karena ide menjual properti secara online sebenarnya sudah banyak dilakukan teman-teman internet marketer. Bahkan para broker properti sebagian juga sudah mulai memanfaatkan market place seperti rumah123.com, rumah.com dan lain sebagainya. Sedikit lebih canggih ada juga yang sudah membuat blog untuk menjual properti secara online. Keren banget. Artinya dunia online bagi pelaku properti sudah menjadi perhatian walau belum banyak yang memanfaatkannya.

Nah disinilah saya mulai membuat beberapa catatan bagi anda yang ingin menjual properti secara online:

1. Menggunakan marketplace property. Ada beberapa marketplace yang gratis tapi ada juga yang berbayar. Ini lumayan penting mengingat kita memasukan listing properti kita di tempatnya para pelaku properti. Ada buyer, owner, investor dan stakeholder di bidang properti lainnya. Dengan menggunakan sedikit trik, property kita bisa cepat terjual.

marketplace properti

2. Membuat blog khusus untuk property yang ingin dijual. Nah ini saya juga lakukan dengan membuat blog akan memudahkan kita dapat mengoptimasi blog kita dengan SEO dan memudahkan buyer melihat properti kita secara utuh di blog. Bandingkan dengan ketika mereka masuk ke marketplace yang memiliki banyak pilihan disana. Pilihan menggunakan blog bisa dengan yang gratisan atau yang berbayar.

marketing properti online

3. Mendapatkan traffic agar blog anda dilihat oleh leads atau calon buyer property yang kita jual. Nah ini sebenarnya yang menjadi PR bagi yang menekuni cara menjual properti secara online. Bagaimana bisa keluar dari persaingan berjuta-juta orang di internet yang juga menjual propertinya secara online.

Ada beberapa metode sih untuk bisa meraih leads dari online seperti: SEO, Google adwords, FB Ads, Marketplace berbayar, Youtube video.

Di pembahasan ini saya membahasa penggunaan FB Ads dalam mengundang leads ke blog kita.

Sederhana saja sih langkah-langkah ya berikut ini:

1. Miliki account Facebook dan Fanpage. Siapkan nama fanpage anda dengan niche properti, misalkan: Jual properti di depok, rumah impian di tangerang, bangun rumah di tangerang. Lalu dapatkan beberapa like, bisa dengan menginvite teman2 anda. Nah fanpage ini penting karena sebagai sarana kita mengiklankan properti di facebook.

2. Membuat landing page, pakai blog gratisan juga boleh. Yang penting infonya lengkap. Ada promonya, spesifikasi, lokasi, price list dan tentunya foto kita sebagai pemasar properti online.

3. Siapakan akun facebook ads. Nah disini yang paling penting adalah membuat targetnya. Mulai dari lokasi, umur, behaviour dan interest menjadi sangat menentukan. Misal kita menjual properti perumahan menengah harga 500jtaan, maka umur berapa ya kira-kira orang yang punya budget segitu untuk punya kemampuan beli. Terus apa ya kira-kira aktifitasnya, lalu gadgetnya apa ya yang biasa dipakai? Nah dengan membuat target yang sangat spesifik maka kita akan mendapatkan iklan yang sangat efektif. O,iya arahkan leads kita ke nomor Pin BB dan No handphone kita. Oleh karena itu menggunakan Click To Web menjadi pilihan dibandingkan dengan PPE.

4. Menentukan Ads Copy atau text ad anda. Kalau yang saya lakukan adalah dengan memberikan pertanyaan dan solusi. Misalkan. Anda ingin tinggal di perumahan asri dan nyaman di tangerang? Kami solusinya

5. Memilih gambar. Dalam membuat ads di facebook gambar bisa dibilang cukup menentukan image dengan latar proyek perumahan yang sedang kita jual bisa jadi merupakan faktor utama orang mengklik iklan kita. Lakukan A/B Test terhadap gambar. Siapakan beberapa gambar dan lihat responnya.

6. Siapakan materi jawaban bagi leads yang masuk. Format BB, Whatsapp, SMS, gambar rumah, price list dan email harus anda siapkan secara matang untuk menjaring leads anda.

7. Siapkan team follow up, agar setiap leads yang masuk bisa segera di jawab dan di respon, karena fast respon akan sangat mempercepat closing terjadi.

6. Check secara berkala respon yang masuk. Jadikan siapa pun yang belum deal dengan kita sebagai database yang berharga. karena kita akan menjual properti lainnya pada kesempatan lain.

Sederhana kan? oke next kita akan pertajam lagi bahasannya tentang bagaimana meningkatakan konversi penjualan properti kita secara online.

Terima kasih sudah membaca

 

BANNER FREE MEMBER

Leave a Reply